Apa itu bulimia?

Saya merekomendasikan artikel ini kepada orang-orang yang berusaha mengurangi berat badan berlebih dan makan berlebihan, baik penderita bulima dan obsessif kompulsif pada makanan. Untuk mengatasi permasalahan episode “pesta makanan”, teknik perilaku kognitif dapat digunakan. Program ini terdiri dari 6 tahap. Sekarang saya hadirkan kepada anda tahapan pertama. Silahkan menikmati!

Bagaimana cara mengubah kebiasaan makan yang buruk Anda? Ini tidaklah muda, tapi bisa dilakukan, karena Anda tidak akan bisa menurunkan berat badan dalam waktu semalam, Anda juga tidak bisa merubah kebiasaan Anda dalam waktu singkat. Ini membutuhkan kedisiplinan dan motivasi yang kuat. Metode khusus ini dapat Anda terapkan di rumah. Yang paling penting adalah untuk peduli terhadap apa, kapan, dan seberapa banyak Anda makan? Merupakan ide yang bagus untuk memonitor asupan makanan Anda, tentu saja tanpa menggunakan komputer. Inilah yang akan saya bahas sekarang. Saya akan mengajarkan cara memonitor asupan makanan anda?

Untuk dapat memonitor asupan makanan dan minuman ana sehari-hari, anda membutuhkan selmbar kertas yang diisi dengan enam kolo,, kertas ini dapat berukuran A4 atau lebih. Kolom ini terdiri dari: waktu, makandan dan miniman yang dikonsumsi, tempat, kolom B – perkiraan Anda terlalu banyak memakan makanan- di sini kita beri tanda bintang pada makanan yang tidak diinginkan; kolom C – tuliskan paad kolom ini episode muntah, mengkonsumsi agen pelangsing, olahraga; kolom konteks makan berlebihan/muntah.

Untuk dapat memonitor asupan makanan Anda, tuliskan apa yang telah anda makan dan minum dalam dalam satu hari tanpa terkecuali, termasuk jika makanan itu tidak direnacanakan untuk dimakan pada hari itu. Pada awal mengisi tabel, kita mungkin merasa takut karena tidak dapat mengingat keseluruhan apa yang telah kita makan pada hari itu. Jangan berkecil hati, akan lebih baik untuk terus membawa tabel ini dan mencatat apapun yang anda makan dan minum.

Kita menigisi kolom waktu, bersamaan dengan kita mendapatkan makanan tersebut. Pada kolom tempat, kita menyebutkan temnpat yang spesifik, misalnya dapur, kamar tidur dan bukan informasi umum seperti di dalam rumah. Ini membantu kita untuk menganalisa di mana saja kita makan dan mengapa kita makan di saat tidak lapar, mengapa kita tidak makan hanya di meja makan, dan mengapa makanan itu disajikan.Kita juga mengisi kolom ini tempat-tempat di luar rumah, seperti restoran, bar, lokasi pesta, pusat perbelanjaan, kaki lima (contoh: stand-stan makanan piggir jalan). Pada kolom B kita isi dengan tanda bintang makanan yang kita makan, tapi juga makanan yang tidak ingin anda lewatkan untuk dimakan. Jika setelah episode makan berlebihan atau bahkan merasa ingin muntah setelah mengkonsumsi satu porsi makanan atau benar-benar muntah, mengkonsumsi pencahar, agen pelangsing atau olahraga berlebihan, catatlah menggunakan simbol V untuk muntah, L untuk obat pencahar atau agen pelangsing, dan P untuk olahraga berlebihan dalam kolm C yang menggambarkan semua kompensasi yang disebutkan diatas ( C untuk kompensasi). Pada kolom terakhir, konteks makan berlebihan/muntah akan diisi dengan kondisi anda setelah mengkonsumsi makan atau minuman tersebut. Ini penting dicatat jika memakan sesuatu – satu produk, atau seluruh episode makan berlebihan yang tidak terkendai- yang berkaitan dengan keadaan tertentu, misalnya saat bertengkar dengan orang-orang terdekat atau menerima sesuatu yang tidak menyenangkan. Anda juga bisa menuliskan perasaan yang anda alami, seperti marah, murka, tersinggung, atau mungkin karena panik. Bisa juga perasaan yang anda tulisakan itu berupa perasaan positid seperti sukacita, puas, atau bahkan euforia. Anda juga bisa menuliskan resolusi dan pikiran yang yang terlintas setelah atau saat memakan sesuatu, misalnya “mulai besok, saya tidak akan makan lagi”, “saya gemuk”, “tolong saya, saya selalu makan tapi rasa lapar ini tidak pernah hilang!”. Ide yang baik untuk memikirkan apa yang terjadi dan menemukan penyebab yang membuat saya mengalami episode makan berlebihan atau tetap makan ketika tidak lapar. Informasi ini penting untuk diketahui untuk menghentikan kebiasaan makan berlebihan ini. Anda sebaiknya mempesiapkan tabel monitor asupan makanan setiap harinya.

Ini hanyalah tahapan pertama, saya akan kembali dengan tahapan-tahapan selanjutnya pada artikel berikutnya di situs DocPlanner. Saya akan terus mendukung langkah awal anda untuk berhenti dari kecanduan ini. Semoga sukses!

Komentar: (0)